Putin dan Rusianya

Apakah konstitusi itu harga mati? Mungkin jawabannya ya, bagi sebagian besar negara. Namun, tidak demikian bagi Rusia.

Konstitusi Rusia melarang jabatan presiden dipegang orang yang sama untuk tiga periode berturut-turut. Artinya, orang yang sama boleh menjabat sebagai presiden selama yang ia mau, asalkan tidak tiga kali berturut-turut.

Sebagai tokoh sentral negara komunis, Putin berambisi menduduki jabatan presiden untuk ketiga kali pada 2012. Sudah dua periode ia menjabat sebagai presiden Rusia sejak tahun 2000. Karena itu, pada 2008, Putin menyerahkan posisinya kepada Dmitry Medvedev dan ia sendiri menduduki jabatan perdana menteri.

Melihat agenda politik Putin, akankah Rusia menjadi di bawah tekanan politik baru? Dapat diperkirakan bahwa Medvedev hanya bertugas membantu, sementara ada pemain tunggal yang mengatur perencanaan agenda politik.

Kita akan melihat bagaimana bidak itu dimainkan pada pemilu legislatif Rusia yang akan digelar pada 4 Desember mendatang. Meskipun jajak pendapat menunjukkan Partai Rusia Bersatu tak akan menguasai lebih dari 262 kursi dari total 450 kursi di Duma, potensi kemenangan Putin terbilang cukup besar.

Sebab, Putin telah berhasil membangun dominasi yang begitu cakap di Duma.

 

Oleh Lupita Wijaya

4 Tanggapan to “Putin dan Rusianya”

  1. mirip donk sama walikota jatim,,,setelah 2 periode beliau turun jd wakil

  2. di blog ini, membaca sudut pandang yang lain tentang sesuatu :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.